|
|
Cara Memerangi Osteoporosis
BONE BUILDING MOVE
Menghentak, Melompat dan
Mengangkat
Para wanita yang rajin jogging dan naik turun tangga punya
kekuatan tulang 6% lebih tinggi ketimbang mereka yang
malas olahraga. “Latihan ini dipadu dengan angkat beban
mampu melatih otot tulang dan melawan gravitasi,” jelas
Connie Weaver, Ph.D, ketua Departemen Food and Nutrition
di Purdue University, West Lafayette, Indiana. “Latihan
ini bisa mengirim sinyal pada tulang untuk membangun selsel
baru yang disebut osteoblast, yang akan bermigrasi pada
permukaan tulang sehingga membuatnya bertambah kuat.
Tanpa sinyal itu, proses penguatan tulang lebih lambat.”
AWAS WASPADA:
Jika Anda rutin berlatih jangan
sampai terhenti tiga bulan lamanya. Aksi ini bisa memicu
Anda terjadinya athletic amenorrhea, yakni ovarium Anda
berhenti memproduksi estrogen, sebuah hormon penting
pembentukan massa tulang. (Sinyal sel-sel estrogen yang
disebut osteoclast berfungsi mencegah keretakan tulang
yang juga memberi sinyal pada ostoeoblast agar diproduksi
lebih ba nyak lagi.) Intinya: jangan olahraga berlebihan.
Padukan gerakan low impact dan high impact, serta istirahat
paling tidak satu hari dalam seminggu.
Tambah Asupan Kalsium dan Vitamin D
Kalsium adalah senjata
pa ling ampuh membentuk
tulang. Tetapi
dia tidak bisa bekerja
sendiri, kalsium akan
efektif jika bekerja sama
dengan magnesium, vitamin
D dan nutrisi lainnya. “Memang
susah memenuhi semua kebutuhan
ini. Apalagi banyak wanita berhenti
mengonsumsi susu ketika menginjak dewasa
karena menganggap susu menggemukkan. Padahal banyak
penelitian menunjukkan, anggapan semacam ini salah
total!,” tegas Brown. Jadi, mulai sekarang tingkatkan asupan
kalsium dan vitamin D Anda melalui susu dan beragam
makanan kaya kalsium. Jenis ini lebih baik diban ding asupan
suplemen. Banyak penelitian menunjukkan wanita yang
mendapat asupan kalsium dan vitamin D dari makanan
dan susu punya kondisi tulang lebih bagus ketimbang yang
mengasupnya dari suplemen. Kalaupun Anda memutuskan
menelan suplemen, Anda harus pastikan telah mengonsumsi
1.000 IU sampai 2.000 IU vitamin D per per
harinya. Selain itu, cobalah dapatkan vitamin
D dari alam. “Cobalah dapatkan 10-15 menit
paparan sinar matahari langsung setiap
harinya,” Michael Holick M.D, Ph. D, dari
Boston University memberi saran.
AWAS WASPADA:
Lantaran ingin menambah
asupan kalsium, bukan berarti Anda
bebas menyantap berkardus-kardus es krim.
Pilihlah produk susu rendah lemak, karena
menyantap banyak produk susu yang tinggi
lemak malah meningkatkan risiko gangguan
jantung. Selain itu, sinar matahari memang
mengandung vitamin D, tapi bukan alasan
Anda berjemur seharian. Cukup 10-15 menit,
lakukan sebelum pukul 09.00 pagi.
Hidup Bahagia
Nasihat ini terkesan klise, tetapi benar
adanya. Mengapa? Bersedih hati itu tidak
baik untuk tulang Anda. Penelitian dari
The National Institute of Mental Health
di Amerika menunjukkan, wanita depresi
secara signifi kan mengalami pengurangan
massa tulang pinggul dan tulang belakang
dibanding teman-temannya
yang lebih berbahagia.
Karena saat depresi terjadi
wanita itu mengalami penurunan
level protein yang memperkuat
tulang dan level protein
yang merusak tulang malah naik
levelnya. Selain itu dalam keadaan
depresi Anda cenderung berdiam diri
di rumah dan malas olahraga. Ketika problem
mendera dan hidup terasa berat, segeralah
curhat dengan sahabat baik Anda. Dengan begitu depresi
tak sempat mampir.
AWAS WASPADA:
Untuk mengusir depresi, jangan sembarangan
mengonsumsi obat anti depresi. Hasil penelitian
menunjukkan obat anti depresi yang mengandung serotonin
reuptake inhibitor (SSRI) seperti prozac dan Paxil, berisiko
meningkatkan kerusakan tulang. Peneliti menemukan bahwa
selain menurunkan kadar depresi, serotonin juga bisa menurunkan
formasi massa tulang. Intinya, konsultasikan pada
dokter mengenai penggunaan obat anti depresi ini. ■
|
|